Saturday, April 13, 2013

Teknik Membuat Panning Fotografi

Pengertian panning (Daftar Istilah Fotografi L-R) adalah teknik dalam fotografi untuk memberikan kesan gerak, Pada teknik panning ini ojek utama (fokus)-nya adalah benda bergerak, dengan latar belakang (background) blur atau terkesan bergerak (motion).

Berbekal tips dari Mark Wallace di situs Adorama, saya mencoba memotret tiga objek berbeda yang kecepatan geraknya juga berbeda. Berikut tips-nya:

1. Gunakan Shutter Priority Mode, ini berhubungan dengan tips berikutnya,
2. Atur kecepatan rana (shutter speed) yang lambat (slow speed) antara 1/10 – 1/40sec. Sesuaikan dengan kecepatan objek. Seperti kecepatan pada delman, sepeda dan gokart, semakin cepat objek gunakan shutter speed yang lebih cepat.
3. Focus Mode, gunakan Continuous-servo Auto Focus, tentunya karena objek yang akan kita foto adalah benda bergerak.
4. AF-area Mode, gunakan Center Auto Focus Point / Single-point AF
5. Idealnya potretlah subjek saat berada tepat di depan kamera,
6. Tips ini agak kontradiktif dengan no.5, tapi menurut saya merupakan ide yang bagus untuk berlatih pada awalnya. Gunakan Continuous Drive Mode, untuk mendapatkan frame yang terbaik.

Dalam melakukan teknik panning, untuk mendapatkan kesan gerak (motion blur) pemotretan dilakukan secara horizontal (objek bergerak dari kanan ke kiri atau sebaliknya), efek motion blur ini tidak akan didapatkan / tidak maksimal hasilnya untuk objek yang bergerak dari arah depan mendekati posisi kita atau sebaliknya menjauhi kita. Pada contoh foto, objek bergerak dari kanan ke kiri.

panning
Exif : 1/15 sec, f/11, ISO-200

Pengertian Shutter Speed


Shutter Speed, merupakan kecepatan terbuka dan tertutupnya tirai. Kecepatan ini yang nantinya akan menentukan seberapa banyak sinar yang ditangkap. Berikut kecepatan Shutter speed yang terdapat pada sebuah kamera DSLR.

Bulb
artinya kecepatan terbuka dan tertutupnya tirai di tentukan sendiri oleh klik telunjuk kita pada shutter release. Sehingga bulb ini dapat menjadi alternative ketika kita tidak menemukan shutter speed yang disediakan oleh DSLR. Namun menggunakan bulb terkadang membutuhkan naluri yang kuat.

Slow speed


Teknik Dasar Fotografi (2)

Mengenal DOF (Depth Of Field) 

Melanjutkan postingan sebelumnya tentang Teknik dasar Fotografi, pada postingan kali ini aku akan membahas tentang Dof (bukan merk sabun lho,hehe),,dan ini adalah istilah umum dalam fotografi yang sering banget kita dengar bukan.

Secara harafiah Depth of Field (DOF) berarti kedalaman ruang.atau bahasa mudahnya DOF: Ruang tajam

Di dunia fotografi, DOF secara teknis berarti rentang atau variasi jarak antara kamera dengan subjek foto untuk menghasilkan variasi ketajaman (fokus) gambar yang masih dapat diterima (tidak blur). Dengan kata lain, DOF digunakan untuk menunjukkan ruangan tertentu di dalam foto yang mendapatkan perhatian khusus oleh mata karena adanya perbedaan ketajaman (fokus)

 
Depth Of Field


Teknik Dasar Fotografi (1)

TAKE A NICE EXPOSURE

Apabila ada yang bertanya “Seharusnya exposure saya gimana sih?” ya gampang  jawabnya, “Exposure teman-teman harus bener!” ya kan? bener itu gimana ya sesuai kebutuhan, tetapi pada umunya yang diharapkan Exposure itu seimbang bukan Over atauUnder. Nah, exposure itu bisa di golongkan kepada 3 hal yang saling erat hubungannya, mereka adalah:
  • Aperture = bukaan diafragma lensa biasanya dalam ukuran f/2.8, f/5.6 dan seterusnya
  • Shutter Speed = bukaan berapa lama film menerima cahaya sewaktu diafragma di buka; dalam ukuran 2s, 1/250s ,1/500s, dan seterusnya (s = seconds, detik)
  • ISO, Speed of the film = internasional stteman-temanrd untuk sensitifnya film. contoh: ISO 400 lebih sensitif daripada ISO 200, ISO 200 lebih sensitif daripada ISO 100, dan seterusnya

  • Di dalam seting kamera (pada bagian atas body ada lingkaran yang bisa diputer-puter) ada istilah Manual (M), Aperture Priority/Arperture Value (pada nikon: A canon: AV), Shutter Priority (nikon: S canon: TV), Automatic? kan lebih asik automatic dong?

    “Ok, bukannya kalau kamera di set P (Automatic atau Program Mode) terus kan tinggal jepret aja om kan semuanya sudah di atur otomatis, nah terus ngapain harus ngerti 3 bahasa aneh di atas coba?”. Nah kalo temen-temen sudah puas sama P (Automatic atau Program Mode) exposure setting camera kalian, ya ngapain teman-teman beli DSLR dan baca baca artikel ini?


    Istilah Photography

    Berikut istilah-istilah yang sering digunakan dalam keseharian fotografi.

    AF : Auto Fokuss

    AutoFocus : Fokus otomatis; fokus lensa yang bekerja otomatis dalam waktu yg relatif cepat. (tergantung dari lensa dan kondisi pencahayaan)

    AFD : Auto Focus Distance Information

    AFS : Auto Focus Silent Wave Motor

    Angle of View : Sudut pandang dalam pengambilan objek foto.

    Aperture : Diafragma

    Aperture priority : Prioritas pengaturan pada diafragma, kecepatan rana otomatis

    AR Range : Tingkat terang cahaya dimana system aotufocus masih dapat bekerja, dalam satuan EV